
Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, menghadiri panen raya jagung di Desa Koto Tuo dan Pulau Baru Kopah sekaligus melantik pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) periode 2025–2030. Acara ini menjadi momentum penting bagi kemajuan pertanian di daerah tersebut.

Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby dalam hal ini didampingi oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan, Deflides Gusni, disertai pula oleh jajaran dan para penyuluh. Dandim, Kapolres, Camat Kuantan Tengah serta unsur Muspida lainnya.

Berikut adalah poin-poin utama dari kegiatan tersebut:
Keberhasilan Panen: Panen raya jagung membuktikan bahwa petani lokal sukses mengelola tanaman pangan untuk memperkuat stok pangan di Kuansing.
Mencari Petani Milenial: Bupati menekankan bahwa saat ini sektor pertanian masih didominasi orang tua. Ia menantang pengurus KTNA yang baru dilantik untuk menarik minat anak muda agar mau bertani menggunakan teknologi modern.
Pentingnya Teknologi: Ketua KTNA terpilih, Suman Hijar, meminta dukungan pemerintah agar para petani terus dibimbing dalam menguasai alat-alat dan teknologi pertanian terbaru supaya hasil panen lebih maksimal.
Solusi Lahan Tergenang: Selain pelantikan, ada usulan untuk memperbaiki (normalisasi) sungai di wilayah Kopah. Hal ini karena ada sekitar 150 hektar lahan yang menganggur sejak tahun 2006 akibat terendam air. Jika diperbaiki, lahan ini bisa kembali produktif.
Pemerintah daerah berkomitmen memfasilitasi kebutuhan petani. Kini, tugas besar ada pada pengurus KTNA dan masyarakat untuk mengelola lahan yang ada secara profesional agar swasembada pangan bisa tercapai.

0 Komentar